Gadis Tionghoa yang Menggoda

Malam ini dia lain sekali sentuhannya lembut. Sex Bokep Mas Ajik mengangguk-angguk mendengarkan ucapakanku. “Aku sudah tidak tahu lagi dengan apalagi aku harus membayar hutang-hutangku, dia sudah mengancam akan menagih lewat tukang-tukang pukulnya jika aku tidak bisa membayarnya sampai akhir pekan ini”, katanya lirih. Kuraih minuman tersebut, dan mulai kuminum secara dikit demi sedikit sampai habis, memang benar beberapa saat kemudian aku merasakan tubuh dan pikiranku agak tenang, rasa gorgi sudah mulai menghilang, dan aku juga merasakan ada aliran hangat yang mengaliri seluruh syaraf-syaraf tubuh ku. Jika menang suamiku akan memberikan oleh-oleh yang banyak kepada kami.Tetapi jika kalah aku harus rela melayani teman-teman suamiku yang menang judi. Itu berarti aku harus melayaninya semalam di ranjang seperti yang kulakukan pada Mas Ajik.Mas Ajik mengerti keterkejutanku. Sampai saat ini kejadian ini tetap masih berulang Aku dulu bertemu dengan mas Ajik saat bekerja di sebuah perusahaan dan kita sekantor.Dalam kita berpacaran,

Gadis Tionghoa yang Menggoda