Ibu Tiri Menggoda Anak Tirinya: “Kita Butuh Uang, Nak… Ayo Bantu Ibu dengan ‘Cara Khusus’ ini!”
“I…iiiya, Bunda…oooh…” mata Prima melotot, pandangannya terpusat ke kemaluanku,
“Bo…boleh saya sentuh yang itu ?” Prima menunjuk ke arah kemaluanku. Tanganku berminyak-minyak, perutku juga berlepotan air mani anak tiriku, sehingga aku merasa perlu membersihkannya. Bokep viral terbaru Kental dan hangat dan banyak sekali….!Tapi Prima tidak tahu bahwa diam-diam kemaluanku juga sudah basah, karena sejak tadi pun nafsuku sudah menggeliat…. Dan berharap semoga senyum itu tetap tersungging jika berhadapan denganku.Lalu…mulailah kutempuh perjalanan baru bersama anak tiriku yang sudah lama punya “perhatian khusus” padaku itu. “Boleh cium bibir Bunda?” tanyanya dengan suara tergetar. “Taulah…soalnya sejak saat itu kamu suka bermurung-murung dan jarang bicara.”
“Iya Bunda…tebakan Bunda benar…”
“Nah…sekarang bunda mau diapain kalau sudah begini ?” tanyaku sambil menciumi pipinya. Jujur, aku mulai degdegan waktu membayangkan apa saja yang mungkin terjadi setelah Prima masuk ke dalam kamarku nanti. “Tapi yakinkan dulu bahwa Nanda sudah mengunci pintu kamarnya,” kataku sambil bangkit dari kursiku.
