Gadis Jepang yang Menggoda dan Penuh Nafsu
Inilah gadis Nippon modern yang di kala siang bekerja giat sebagai perawat berpenampilan bidadari. Bokep Montok “Ichiban suyoi kudasai!”, pinta saya.Setelah bergelas-gelas sierra, gorbatchev dan chivas regal tidak menampilkan reaksi. Saat itu saya mengenakan setelan jas wool hitam plus kemeja abu-abu tua. Bagi para feminist, saya akui malam itu saya amat tidak gentleman. Sama seperti di sini (Indonesia). Kebiasaan (buruk) saya doyan alkohol. Dari kerlingannya ketika beranjak keluar warung, ketahuan suster ini hot juga. Kebiasaan (buruk) saya doyan alkohol. Makiko! Setelah membayar 5000 yen tiket (all you can drink) kira-kira 400 ribu rupiah, kami memasuki hall seluas lapangan voli yang penuh orang joged berjajar rapi (khas Nippon). Nah, suatu ketika saya jatuh sakit, bulan Oktober 1999. Saya lalu mengajak Kiko ke otomat untuk beli kopi instan. Ternyata angin Typhoon itu panas, tidak dingin (tetapi bukan karena Balpirik).
