Aku akan telan habis setiap inci kontolmu sampai ke pangkalnya.

Politik? Bokep Barat Jadi setelah mengantar materi yang kudapat kepada rekanku yang akan membuat beritanya, aku dan Mikha menuju arah utara. Semua aku lakukan dengan sedikit hati-hati, karena aku sadar betapa besar batang kemaluanku untuk Mikha, aku tidak mau membuatnya menderita kesakitan. Dia pun menatapku. Tanpa sadar penisku bereaksi. Padahal diproyeksikan untuk menjadi calon presiden. “Ngapain”
“Lihat laut, ngedengerin ombak, ngapain aja deh. Tiba-tiba Mikha mencium pipiku. Di sana kami terdiam, mendengarkan ombak, begitu istilah Mikha tadi. “Biarin Mas, daripada besok dikuasai partai lain?”. Kebanggaan? Mikha memandangku saat sebuah lagu romantis terdengar. Gak ada yang mau ngantarin nih.”
Aku pun mengangguk. Beberapa kali aku meninggalkan mereka untuk mengejar sumber berita. Tak lama kemudian aku tak tahan lagi, kugoyang pantatku lebih cepat lagi keatas kebawah dan, Tubuhku mengejang. “Tentu dong. Kemana lagi?”
“Kita ke pantai saja yuk. Eh dia lebih galak.”
“Dibalas lagi dong. Malam itu bundaran HI didatangi Kapolri yang meninjau dan

Aku akan telan habis setiap inci kontolmu sampai ke pangkalnya.