Kira Noir Siap Menjadi Binal Demi Adrenalin Ranjang yang Brutal

Sambil tangannya terus meremas-remas toketku. Bokep Jilbab/Hijab Aku tak ingat apa-apa lagi kecuali kenikmatan dan kenikmatan.“Om, Ines nyampe om”. Dia mengusap berulang kali. Om lumayan ganteng, belum tua2 amat sih, mungkin pertengahan 40an.Satu malem, aku baru pulang dugem dengan teman2ku. Dia tidak langsung mencabut kontolnya, tapi malah mengajak mengobrol sembari kontolnya makin mengecil. Tanpa pikir panjang, kontol yang masih berlumuran cairan nonokku sendiri kukulum dan kukocok.Dan pinggulku diraihnya hingga akhirnya aku telungkup di atasnya lagi dengan posisi terbalik. Akhirnya terasa juga perut lapar yang sudah minta diisi.Setelah selesai dia keluar duluan, sedang aku masih menikmati shower. Kembali aku berdebar karena berharap.Dan saat kepala kontolnya telah menyentuh di antara bibir nonokku, aku menahan nafas untuk menikmatinya. Nikmat sekali ya dientot om”, jawabku karena nikmatnya nyampe.Dia masih mencengkeram pantatku sementara kontolnya masih nancep dinonokku. Setelah selesai, pelan pelan tubuhku lunglai, lemas.

Kira Noir Siap Menjadi Binal Demi Adrenalin Ranjang yang Brutal