Gadis Jepang Asli Dihardcore di Rumah Demi Penuhi Vagina Basahnya dengan Creampie
Mungkin aku takkan sesedih Chie, mungkin juga. Bokep baru Namun kata-kata “bule” itu menambah emosi yang memang sudah terpancing sebelumnya. “Ray tahu.”
Chie menangis dalam pelukanku, membuatku sejenak mengingat ayahku sendiri yang selalu berkutat dalam pertempurannya dengan idealisme yang kumiliki. Kupeluk pundak Chie dan menggandengnya, merasakan tubuh itu menggigil di lenganku.Saat itu aku sangat ingin memarahi Jay. “Chie, sudahlah.”
“Ray, Papa udah nggak ada.”
Kuusap belakang kepalanya, menekan tengkuknya, berusaha melegakannya. Akulah Ray.Kuusapkan keringat di wajahku ke kulit dada gadis di bawahku, sebelum aku bangkit berdiri dan memunguti pakaianku, mengenakannya, dan meninggalkan ruangan gelap itu, sesaat setelah Chie merangkulku dari belakang. “Hallo?”
Hening sesaat merasuki suasana. “Chie, jangan!”
Chie mendesah. “Aku hanya bertanya,” kata Chie. Perasaan yang hilang saat aku terpaksa menarik keluar batang kemaluanku dan menyemburkannya di atas perut gadis-gadis itu.
