Gadis Tionghoa Montok dengan Payudara Besar di Kamar Hotel
kamu seperti gak asing buat aku.”Aku tersenyum getir, hatiku terasa teraduk-aduk oleh berbagai macam perasaan, “aku bukan siapa-siapa kok.”“Kamu dari tadi memperhatikan aku kan dari luar toko, gak tau kenapa perasaanku sangat sesak melihat kamu menatapku seperti ini,” dahi Sava mengkerut, menyiratkan berbagai macam pertanyaan.Aku menggeleng lalu melangkah mundur, menjauhi Sava yang masih memandangku dengan penuh tanya. Kali ini lebih melambat, jauh lebih lambat, dan hanya mengulang-ulang bagian yang sama.That is why all the girls in town
(Girls in town)
Follow you
(Follow you)That is why all the girls in town
(Girls in town)
Follow you
(Follow you)That is why all the girls in town
(Girls in town)
Follow you
(Follow you)~ o0o ~
Dengan tubuh yang basah kuyup karna hujan yang terus mengalir tanpa henti, aku tersenyum, memandang wajah kesalnya karna listrik tiba-tiba padam. Bokep Hangat, begitu hangat, kami biarkan tubuh kami terdiam dalam pelukan selama beberapa saat. Aku tetap mengenang segala bentuk keindahanmu, karna kamu
