Workshop Squirt: Yang Terakhir Keluar, Wajib Ngewe Tukang Sapu

Squirt sisters?! Bokep I didn’t know there was a workshop for having a wet, intense orgasm, but here I was, cleaning after them. I was minding my own business, trying to do my job and ignoring her tight clothes and whatever they were doing with those sex toys and their pussies until I heard “whoever squirts last has to fuck the janitor”. I was not going to say no to that. I took a glance, trying to see who was going to have my dick inside her. The loser was hot and horny – they all were. Still, she was embarrassed to be the only one fucking me, so her “sisters” offered to join her. I saw them walk to me, taking off their clothes, ready to please me. If they thought they were squirting before, they didn’t know what they were about to experience.

“Ada apa si Ren?” tanpa banyak omong, aku mulai mendekati memeknya yang saat itu memang dia nggak pakai celana dalam, cuma celana pendek saja dan aku bilang ke dia,
“Loe nggak pakai CD?” Terus dia bilang,
“Lagi kucuci semua makanya aku nggak pakai.” Ada-ada saja pikirku tapi ini merupakan suatu kesempatan. “Rendii.. Makanya aku cuekin aja dia, walaupun saat itu sedang belajar, dia lagi pakai baju tembus pandang, sehingga aku bisa lihat dadanya yang lumayan menggiurkan. kayaknya guee jugaa maauu..” nggak sampai 2 atau 3 menit, badanku dan Jessie sama-sama bergetarhebat dan aku merasakan ada yang keluar dari kontolku ke dalam memeknya dan aku juga merasa ada yang membasahi kontolku dengan amat sangat. Karena setelah peristiwa itu, Jessie dan Michelle hamil karenaku.

Workshop Squirt: Yang Terakhir Keluar, Wajib Ngewe Tukang Sapu