Menyemprotkan Dua Pancuran Sperma Terbesar ke Dadaku (Dua Lemburan dalam Dua Menit)

“Tenang… Santai dulu… Duduk gih…”, katanya sambil menunjuk ke arah kasur. Aku menghiraukannya, aku berjalan ke arah pintu sambil berkata, “Kalau ga ada urusan, aku pergi…”. Bokep “Sini…”, pintanya agar aku mendekatinya, lesehan di lantai samping kasurnya itu, ia mulai mengutak-ngatik laptopnya itu, kuperhatikan apa yang ingin ia tunjukkan padaku.Sangat kaget bagiku, ia membuka sebuah folder yang penuh dengan daftar video, sekilas kubaca judulnya merupakan video-video porno bertuliskan nama berbau Jepang. Sudah masuk ke menit tiga puluh, tampaknya Chandra sudah mulai masuk ke klimaks, ia tampak menggigit bibir atasnya, tangan satunya tetap memegang hp untuk menyorotiku namun satu tangannya sudah mencengkram kepalaku, ia kemudian mengejang, dan akhirnya ia berejakulasi dengan posisi penianya masih tertancap di mulutku.Aku tidak bisa melepasnya, tangannya mencengkram kuat kepalaku, hingga seluruh spermanya memenuhi mulutku, amis, aku sangat jijik, terasa mual ketika Chandra memaksaku untuk menelan semua sperma yang ia semprotkan itu.Perlahan ku rasakan

Menyemprotkan Dua Pancuran Sperma Terbesar ke Dadaku (Dua Lemburan dalam Dua Menit)